Malinau
Dinkes Malinau Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Tingkatkan Kunjungan Balita ke Posyandu
Rully Yulianti Pratiwi
03 September 2026
9 views

Dinkes Malinau Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Tingkatkan Kunjungan Balita ke Posyandu

Malinau – Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Malinau, Yuli Triana, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa upaya meningkatkan kunjungan balita ke Posyandu membutuhkan kerja sama seluruh pihak, mulai dari tenaga kesehatan, kecamatan, pemerintah desa hingga masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Yuli Triana dalam Rapat Koordinasi Optimalisasi Penggerakan dan Peningkatan Capaian Kunjungan Balita ke Posyandu yang digelar di Ruang Intulun, Kamis (3/9/2026).

Yuli mengatakan, tenaga kesehatan yang berada di wilayah kerja Puskesmas memiliki tanggung jawab untuk terus meningkatkan kapasitas para kader Posyandu. Menurutnya, masukan dari kecamatan dan masyarakat akan menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah.

Selain itu, Dinas Kesehatan juga akan melakukan kalibrasi terhadap alat antropometri yang digunakan dalam pengukuran dan pemantauan tumbuh kembang balita. Khusus untuk wilayah yang memiliki tantangan jangkauan pelayanan, seperti Kecamatan Sungai Tubu, pihaknya akan melakukan penjadwalan secara tersendiri.

“Kami terus berkoordinasi dan mengevaluasi berbagai kebutuhan di lapangan agar pelayanan Posyandu dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yuli juga mengapresiasi komitmen para camat dalam menggerakkan seluruh pemangku kepentingan di wilayah masing-masing untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya kunjungan balita ke Posyandu.

Ia mengingatkan bahwa Pemerintah Kabupaten Malinau akan melaksanakan penimbangan balita secara serentak pada 3 November 2026. Seluruh pihak diminta memastikan kegiatan tersebut berjalan maksimal serta menyampaikan laporan paling lambat tiga hari setelah pelaksanaan.

Pelaporan tersebut, lanjut Yuli, sangat penting sebagai bahan evaluasi untuk mengetahui balita yang belum mengikuti penimbangan dan menentukan langkah tindak lanjut yang diperlukan.

Yuli menegaskan bahwa urusan kesehatan bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan dan tenaga kesehatan semata, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh unsur, mulai dari kecamatan, pemerintah desa hingga masyarakat.

“Kesehatan adalah urusan kita bersama. Karena itu, kolaborasi dan komitmen semua pihak sangat diperlukan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” tegasnya.

Melalui koordinasi lintas sektor yang semakin kuat, Yuli berharap pencanangan penimbangan balita serentak pada 3 November mendatang dapat berjalan sesuai harapan dan mampu meningkatkan cakupan pemantauan tumbuh kembang anak di Kabupaten Malinau.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

* Email Anda tidak akan dipublikasikan. Semua kolom wajib diisi.

Memuat komentar...