
Buka Konferensi Daerah I GKII Sungai Malinau dan Resmikan Gedung GKII Batu Kajang, Bupati Dorong Gereja Perkuat Pelayanan dan Kepedulian Sosial
Malinau – Bupati Malinau Wempi W Mawa, S.E., M.H., membuka Konferensi Daerah I GKII Sungai Malinau yang dirangkaikan dengan peresmian gedung baru GKII Batu Kajang, Desa Batu Kajang, Kecamatan Malinau Selatan Hilir, pada Rabu (8/7/2026). Kegiatan ini direncanakan akan berlangsung selama 4 hari sampai dengan tanggal 11 Juli 2026.
Peresmian gedung gereja tersebut menjadi momen bersejarah bagi jemaat GKII Batu Kajang. Pembangunan yang dimulai sejak 2013 akhirnya rampung berkat dukungan berbagai pihak, mulai dari bantuan APBD Malinau, kontribusi pihak swasta, para donatur, hingga swadaya jemaat. Gedung gereja permanen berukuran 18 x 36 meter itu kini resmi digunakan sebagai pusat pelayanan dan peribadatan.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Konferensi Daerah I GKII Sungai Malinau tidak hanya menjadi forum organisasi gereja, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjawab berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Menurutnya, gereja memiliki peran strategis, bukan hanya dalam meningkatkan iman dan spiritualitas jemaat, tetapi juga sebagai mitra pemerintah desa dalam mengatasi persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.
Bupati menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi saat ini, seperti meningkatnya kesenjangan sosial ekonomi, dampak globalisasi digital, hingga tren kriminalitas. Karena itu, gereja diharapkan mampu memberikan edukasi kepada masyarakat agar berbagai persoalan tersebut dapat diantisipasi sejak dini.
Ia juga mengajak seluruh elemen gereja untuk memberikan perhatian lebih kepada generasi muda. Menurutnya, anak-anak muda merupakan calon pemimpin sekaligus tulang punggung masyarakat dan gereja di masa depan sehingga perlu dibimbing, didampingi, dan diberikan solusi atas berbagai tantangan yang mereka hadapi.
Mengacu pada tema konferensi, "Growing Together" atau Bertumbuh Bersama, Bupati mengatakan tema tersebut menjadi pengingat pentingnya membangun kebersamaan dalam mengembangkan pelayanan, baik di lingkungan internal maupun eksternal gereja.
"Pertumbuhan gereja bukan hanya diukur dari jumlah jemaat, tetapi juga dari sejauh mana gereja mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat," ujarnya.
Bupati berharap seluruh peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian konferensi dengan baik sehingga menghasilkan keputusan-keputusan yang bermanfaat bagi kemajuan pelayanan GKII Daerah Sungai Malinau yang baru terbentuk sebagai hasil pemekaran dari GKII Daerah Malinau.
Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah mempersiapkan Konferensi Daerah I GKII Sungai Malinau dengan baik, sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan lancar sekaligus menjadi tonggak baru bagi pelayanan gereja di wilayah Sungai Malinau.



