
Bappenas, Perpusnas dan Kemendagri Kunjungi Sejumlah Perpustakaan Sekolah di Malinau
Malinau – Pengembangan perpustakaan sekolah di Kabupaten Malinau mendapat perhatian dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Perpustakaan Nasional (Perpusnas), dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Rombongan dari tiga lembaga tersebut mengunjungi sejumlah sekolah di Malinau, Kamis (3/9/2026), untuk melihat secara langsung kondisi dan pemanfaatan perpustakaan sekaligus berdiskusi dengan pihak sekolah.
Didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Malinau, rombongan dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama mengunjungi SMKN 2 Malinau dan Madrasah Ibtidaiyah, sementara kelompok kedua mengunjungi SDN 002 Malinau Barat dan SMA Dharma Bakti.
Perwakilan Bappenas, Affan, mengatakan kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk mempelajari secara langsung bagaimana perpustakaan dimanfaatkan oleh sekolah di Malinau.
“Kami sudah mengunjungi beberapa sekolah di Malinau. Kami ingin belajar bagaimana pelaksanaan dan pemanfaatan perpustakaan yang ada di sini,” ujarnya saat berdiskusi dengan pihak sekolah.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan juga memberikan sejumlah masukan terkait pengelolaan perpustakaan. Perwakilan Perpusnas, Arlin, menekankan pentingnya membuat perpustakaan lebih menarik sehingga dapat mendorong minat siswa untuk datang dan memanfaatkannya. Menurut dia, penataan buku, tampilan ruangan, hingga pemanfaatan ruang perpustakaan dapat dikembangkan agar lebih menarik bagi siswa.
Tidak hanya buku, hasil karya siswa juga dinilai penting untuk ditampilkan di perpustakaan. Karya tersebut dapat dilengkapi dengan nama pembuat dan informasi kelas atau tingkat pendidikan siswa.
“Supaya adik tingkatnya bisa mengetahui bahwa ini karya dari kakak tingkat mereka. Jadi mereka bisa tahu dan menghargai karya yang ada,” jelas Arlin.
Upaya tersebut dinilai dapat memberikan apresiasi kepada siswa sekaligus menumbuhkan motivasi bagi siswa lainnya untuk menghasilkan karya.
Adapun masukan dan saran yang diperoleh selama kunjungan akan menjadi bahan untuk disampaikan kepada pusat sebagai bagian dari pengembangan perpustakaan sekolah.
Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya melihat praktik pengelolaan perpustakaan di daerah. Ke depan, perpustakaan sekolah diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai tempat menyimpan dan membaca buku, tetapi juga menjadi ruang belajar, berkarya, serta mengembangkan kreativitas peserta didik.



