
Jual dan Budayakan Produk Lokal Organik
MALINAU – Tim Penggerak Pembinan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Malinau, menghadiri dan meninjau langsung sosialisasi rantai pasok produk Pasar Inai yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dan World Wide Fund for Nature (WWF). Sosialisasi yang bertujuan untuk menuju pasar yang sehat, hijau, adil dan lokal ini bertempat di Lapak Pasar Gerdema, Kuala Lapang, Malinau Barat, Jumat (25/5).
“Saya hari ini (Jumat, 25/5) berada bersama Inai-inai (sebutan pedagang pasar Inai) yang memasarkan produk lokal atau sayur-sayur lokal yang bahannya organik,” ujar Ketua TP PKK Kabupaten Malinau Ny. Ping Yansen mengawali wawancara.
Dikatakan, TP PKK Kabupaten Malinau selama beberapa tahun ini hingga sekarang dan ke depan terus mengimbau masyarakat untuk bisa memanfaatkan lahan pekarangannya untuk diolah menjadi tempat menanam sayur, buah, obat tradisional untuk kebutuhan keluarga sendiri dan bahkan bisa untuk dijual. “Nah sekarang ini kita sudah lihat di Pasar Inai ini, ada inai-inai yang menjual sayur-sayur lokal yang organik,” ucapnya.
Dari beberapa tahun TP PKK mengimbau dan mengajak masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah, menurut istri dari Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si ini respon masyarakat cukup luar biasa dan pihaknya membaca bahwa ini peluang yang sangat baik untuk terus dikembangkan.
Wanita yang saat ini juga menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malinau ini berharap ada dukungan dari pihak pemerintah melalui dinas terkait dan pihak swasta serta lembag lainnya untuk mendukung program pengembangan sayur organik ini. Karena, lanjut dia, pihaknya melihat sayur organik ini sangat bermanfaat bagi kesehatan.
“Kami kira ini sinergi dengan pola pengembangan kita (PKK,Red.) untuk meningkatkan ekonomi masyarakat juga, supaya ibu-ibu dapat memanfaatkan lahan pekarangannya untuk bisa dapat hasil sayur-sayur yang kami anggap baik dan sehat untuk siapa saja, khususnya warga Malinau dan kalau hasilnya banyak, bahkan nanti biasa kita jual di luar Malinau,” tutur ibu empat anak ini.
Terkait sosialisasi yang diselenggarakan GOW dan WWF, ia pun sangat bersyukur bahwa WWF sendiri peduli kepada inai-inai yang menanam sayur organik ini dan juga mempunyai komitmen untuk membantu secara dana dan lain sebagainya.
“Ini komitmen mereka (WWF) sebagai lembaga yang peduli terhadap lingkungan, bahkan kepada pola masyarakat untuk melestarikan lingkungannya. Saya mengapresiasi langkah yang dilakukan WWF dan GOW juga yang menggagas acara ini,” katanya seraya mengharapkan lembaga lainnya mengikuti langkah yang telah dilakukan WWF dan GOW, lebih khusus ia berharap kepada perusahaan-perusahaan yang ada di Malinau untuk menyalurkan bantuan kepada para petani untuk mengembangkan produk lokal organik ini melalui Corporate Social Responsibility (CSR). (ags/fly
sumber : kaltara.prokal.co
AGUSSALAM SANIP/RADAR TARAKAN




