
Pemakaian Ba\\'Belanyat Terbanyak, Dayak Kenyah Pecahkan Rekor MURI Dunia
Malinau- Pada Selasa (10/10) pagi, Dayak Kenyah Kabupaten Malinau menampilkan Pagelaran Seni dan Budayanya dalam IRAU ke- 10 dan HUT Kabupaten Malinau ke- 24 tahun di Panggung Budaya Padan Liu' Burung.
Dalam kemeriahan pagelaran tersebut, Dayak Kenyah menampilkan berbagai seni tari-tarian hingga atraksi adat yang memukau.
Bupati Malinau Wempi W Mawa, S.E., M.H. dalam sambutannya merasa takjub atas tampilan pagelaran seni dan budaya yang dipersembahkan dan ditampilkan Dayak Kenyah.
Tampilan seni dan budaya ini merupakan kreasi-kreasi yang luar biasa dari bermacam-macam kekayaan kebudayaan yang dimiliki oleh Suku Dayak Kenyah.
Tidak hanya itu, Wempi juga memberi apresiasi kepada seluruh masyarakat Dayak Kenyah yang telah memecahkan rekor MURI Dunia untuk Kabupaten Malinau.
MURI Dunia yang dicatat yaitu pemakaian Ba' Belanyat terbanyak oleh Suku Dayak Kenyah Kabupaten Malinau yaitu sebanyak 1.500 berdasarkan data dari panitia.
"Ini menunjukkan bahwa Ba' Belanyat milik masyarakat dayak, secara khusus telah ditunjukkan oleh masyarakat Dayak Kenyah Kabupaten Malinau sekaligus mempromosikan dan menggunakannya dalam kegiatan IRAU ke- 10 tahun ini," ujarnya.
Pada pagelaran seni dan budaya Dayak Kenyah ini di hadiri sebanyak 3.000 peserta yang berasal dari berbagai kecamatan pedalaman, perbatasan hingga perkotaan yang ada di Kabupaten Malinau.
"Budaya adalah Kita, Kita adalah Budaya""Teruslah Bersemangat dan Bekerjasama""Saya Ada Untuk Semua""Bersama Kita Pasti Bisa""Salam Harmonis Untuk Kita Semua"




