Malinau
Kunjungan Kerja Bupati Murung Raya Ke Bumi Intimung
DISKOMINFO MALINAU
06 February 2020
304 views

Kunjungan Kerja Bupati Murung Raya Ke Bumi Intimung

Malinau- Kabupaten Malinau kembali mendapat kunjungan dari luar daerah Kalimantan Utara. Kali ini Bumi Intimung dikunjungi oleh Bupati Kabupaten Murung Raya Provinsi Kalimantan Tengah Drs. Perdie M. Yoseph, MA. Bersama rombongan yang berjumlah 24 orang termasuk rohaniawan Kristen. Bupati Perdie akan berada di Malinau selama 3 hari (mulai tanggal 3 s/d 5 Februari 2020).

Rombongan tiba di Malinau pada hari Senin (03/02) dan langsung menuju Guest House Rumah Dinas Bupati Malinau untuk mendengarkan paparan Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si tentang pembangunan yang ada di Malinau.

Dr. Yansen TP memaparkan bagaimana kondisi dan letak Kabupaten Malinau yang strategis sebagai salah satu daerah yang ada di provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).“Jika kita membuka peta pulau Kalimantan dan melihat daerah hijau, itulah daerah Kabupaten Malinau yang disebut Heart of Borneo. Terbesar di provinsi Kaltara,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dr. Yansen menjelaskan dulu akses ke daerah pedalaman dan perbatasan sangat sulit, namun sekarang sebagian besar sudah bisa ditempuh melalui jalan darat dan udara. Sempat juga ada keluhan masyarakat yang menginginkan pindah karena tidak terpenuhinya kebutuhan ekonomi warga. Namun hal ini bisa teratasi karena pemerintah mempunyai program unggulannya yaitu Gerakan Desa Membangun (Gerdema) yang memberikan kesempatan warga untuk membangun desanya sendiri.

Gerdema menjadi setting point perubahan karena kesempatan yang diberikan oleh pemerintah daerah kepada masyarakat desa agar dapat memiliki akses yang luas. Jalan, infrastruktur, jalur komunikasi informasi dibangun sehingga warga mendapatkan layanan yang sama seperti desa-desa yang ada di dekat kota jadi tidak ada lagi blankspot. “Sekarang kita sudah bisa menghubungi keluarga, teman di daerah perbatasan dan pedalaman,” ucapnya.

Bupati Murung Raya, Drs. Perdie dalam sambutannya mengungkapkan bahwa seperti setengah bermimpi bisa datang dan diterima secara kekeluargaan di Malinau.“Luar biasa saya sangat senang bisa datang ke Malinau,” ungkapnya.

Kunjungan kerja ini bermula saat beliau bertemu dengan Dr. Yansen TP pada suatu acara di Tarakan. Bupati Perdie berjanji akan mengunjungi Malinau selama 3 hari. “Malah jika ada waktunya saya ingin berkunjung ke daerah pedalaman bersama Bapak Bupati. Mungkin next time ya,” ujarnya sambil tersenyum.

Setelah melihat paparan Bupati Malinau, Drs. Perdie mengatakan bahwa mereka perlu banyak belajar ke Malinau. Ada 2 alasan kunjungan ini dilaksanakan yaitu untuk mempelajari desa wisata dan sistem manajemen dan implikasi pengolahan sampah.

Disampaikan Drs. Perdie, Kabupaten Murung Raya terdiri dari 116 desa dan 9 kelurahan. Pemerintah Daerah Murung Raya memiliki salah satu program yaitu mengirim 10 orang dari masing-masing desa untuk kuliah dan setelah selesai kembali membangun daerahnya. Kabupaten Murung Raya Provinsi Kalimantan Tengah merupakan pemekaran dari Kabupaten Barito Utara pada tahun 2002. Terletak paling ujung di Kalimantan Tengah yang berbatasan langsung dengan Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Barat.

Drs. Perdie berkata bahwa kata murung diambil dari bahasa dayak yang artinya sungai, dan raya artinya besar. “Kami mengharapkan kunjungan balasan dari bapak Bupati Malinau dan jajarannya ke Murung Raya, dalam waktu dekat,” ucapnya disambut tepuk tangan dari semua yang hadir.

“Saya ada untuk semua”“Bersama kita pasti bisa”“Salam harmonis untuk kita semua”

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

* Email Anda tidak akan dipublikasikan. Semua kolom wajib diisi.

Memuat komentar...