
Tingkatkan SDM Lokal, Dekranasda Malinau Gelar Pelatihan MC dan Public Speaking Gratis
Malinau– Pelatihan Master of Ceremony (MC) dan Public Speaking yang digelar Dekranasda Kabupaten Malinau di Ruang Tebengang, Kamis (22/10/2026), mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Tercatat sebanyak 356 peserta mendaftar melalui aplikasi Saget (Smart Government) untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Ketua Panitia, Jesiska Willius, S.STP., M.A.P., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Malinau, khususnya dalam bidang komunikasi, public speaking, dan keterampilan membawakan acara.
Menurutnya, kemampuan berbicara di depan umum tidak hanya dibutuhkan oleh seorang MC, tetapi juga penting bagi pelajar, anggota organisasi, aparatur, pekerja, dan masyarakat luas.
“Melalui kegiatan ini, kita memberikan ruang belajar dan kesempatan kepada masyarakat Kabupaten Malinau untuk mengembangkan potensi diri, meningkatkan kemampuan, serta berani tampil di depan umum,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelatihan ini terbuka bagi masyarakat yang memiliki KTP Kabupaten Malinau, termasuk pelajar dan anggota organisasi. Panitia juga memberikan kesempatan kepada warga ber-KTP luar daerah yang sedang bertugas di Malinau untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Salah satu hal yang membanggakan, peserta pelatihan berasal dari berbagai kalangan, termasuk pelajar tingkat SD hingga SMA. Hal ini menunjukkan tingginya minat generasi muda untuk belajar dan mengembangkan keterampilan komunikasi sejak dini.
Dalam pelatihan ini, panitia menghadirkan tiga narasumber yang memiliki pengalaman di bidangnya masing-masing, yakni Sergius, seorang MC senior; Paren My Catherine, yang mengembangkan keterampilan public speaking dan MC serta bekerja di bidang Humas dan Protokol Kabupaten Malinau; dan Muhammad Rian dari Himpunan Pembawa Acara Pernikahan Indonesia (HIPAPI).
Melalui materi dan praktik langsung, peserta diharapkan dapat mempelajari teknik penguasaan panggung, pengaturan intonasi, membangun kepercayaan diri, serta kemampuan memandu acara dengan baik.
Jesiska menegaskan, pelatihan ini diberikan secara gratis sehingga masyarakat memiliki kesempatan untuk meningkatkan kompetensi tanpa terbebani biaya pendaftaran.
“Jangan hanya datang untuk mendengarkan, tetapi mari kita belajar, bertanya, dan berlatih. Bisa jadi dari ruangan ini akan lahir MC hebat, pembicara andal, serta generasi muda Malinau yang mampu tampil percaya diri di berbagai panggung, baik tingkat daerah, nasional, maupun internasional,” ungkapnya.
Jesiska juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Malinau atas dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut. Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada Ketua Dekranasda Kabupaten Malinau atas inisiasi dan gagasan dalam mendorong pelaksanaan pelatihan MC dan public speaking.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke- 27 dan Irau ke- 12 Kabupaten Malinau Tahun 2026.
Melalui pelatihan ini, panitia berharap peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga mampu mengembangkan dan membagikan keterampilan yang didapat di lingkungan sekolah, organisasi, tempat kerja, maupun masyarakat.




