Malinau
Puluhan Tahun Mengabdi, Bupati Malinau Pastikan Tenaga PJLP Tetap Diperhatikan
Rully Yulianti Pratiwi
22 December 2025
37 views

Puluhan Tahun Mengabdi, Bupati Malinau Pastikan Tenaga PJLP Tetap Diperhatikan

Malinau – Bupati Malinau Wempi W. Mawa, S.E., M.H. membuka kegiatan Sosialisasi Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) yang digelar Pemerintah Kabupaten Malinau, bertempat di Panggung Utama Padan Liu’ Burung, Jumat (19/12/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Wempi menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh kepada para tenaga kerja mengenai mekanisme, hak, dan kewajiban dalam skema kerja PJLP yang akan diterapkan pada tahun 2026 mendatang.

Ia menjelaskan bahwa Pemkab Malinau terus berupaya menciptakan peluang kerja sesuai dengan kebutuhan dan prioritas daerah, khususnya dalam mendukung visi dan misi daerah, yaitu terwujudnya Kabupaten Malinau yang mandiri, damai, dan sejahtera dengan pemerintahan yang profesional dan melayani.

“PJLP ini bukan ASN, bukan PPPK, dan bukan pegawai separuh waktu. Ini adalah tenaga kerja yang terikat kontrak satu tahun dan disesuaikan dengan kemampuan APBD serta kebutuhan riil pemerintah daerah,” tegas Bupati.

Bupati Wempi juga memaparkan bahwa kebijakan PJLP merupakan salah satu solusi pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan lapangan kerja, terutama di tengah menurunnya transfer anggaran dari pemerintah pusat yang berdampak langsung pada APBD daerah.

Selain itu, ia menekankan pentingnya kesiapan tenaga kerja untuk ditempatkan di mana saja sesuai kebutuhan pelayanan publik. Menurutnya, pengabdian kepada daerah tidak hanya dilakukan di pusat kota, tetapi juga hingga ke wilayah terpencil demi pemerataan pelayanan bagi seluruh masyarakat Malinau.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Wempi turut menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para tenaga honorer dan pekerja yang telah mengabdi selama puluhan tahun, mulai dari petugas kebersihan, pertamanan, hingga pelayanan teknis lainnya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berjuang mencarikan solusi terbaik agar para pekerja tetap memiliki kepastian kerja selama masih memenuhi kriteria dan layak untuk direkrut.

“Selama Bapak dan Ibu bekerja dengan baik, disiplin, dan bertanggung jawab, pemerintah daerah akan berupaya mempertahankan skema PJLP ini hingga akhir masa jabatan saya,” ujarnya.

Bupati juga mengingatkan seluruh tenaga PJLP untuk bekerja secara profesional, menjaga etika, serta menghindari pelanggaran hukum, termasuk penyalahgunaan narkoba dan tindakan yang dapat mencoreng nama baik pemerintah daerah.

“Kami berharap sosialisasi ini memberi kejelasan dan kepastian bagi Bapak dan Ibu, sehingga ke depan hak dan kewajiban sebagai PJLP dapat dipahami dengan baik,” pungkasnya.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

* Email Anda tidak akan dipublikasikan. Semua kolom wajib diisi.

Memuat komentar...