Malinau
Natal, Buku, dan Harapan: TBM Jadi Ruang Tumbuh Anak-Anak Malinau Selatan Hilir
Rully Yulianti Pratiwi
26 January 2026
25 views

Natal, Buku, dan Harapan: TBM Jadi Ruang Tumbuh Anak-Anak Malinau Selatan Hilir

Malinau – Perayaan Natal Taman Baca Masyarakat (TBM) wilayah Kecamatan Malinau Selatan Hilir berlangsung khidmat dan penuh sukacita. Kegiatan ini digelar di Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Jemaat Baju Kajang, Sabtu (24/1/2026).

Bunda Literasi Kabupaten Malinau yang diwakili Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Sergius, S.Hut., M.M., menyampaikan pesan Natal yang sarat makna serta motivasi literasi bagi masyarakat, khususnya anak-anak di wilayah pedesaan dan perbatasan.

Perayaan Natal TBM tahun ini mengangkat tema “Natal Membawa Perubahan dan Literasi Mengubah Dunia.” Menurutnya, tema tersebut sangat relevan dengan kehidupan masyarakat Malinau Selatan Hilir yang memiliki semangat kebersamaan tinggi, namun masih menghadapi keterbatasan akses pendidikan, buku bacaan, dan sarana belajar.

“Di sinilah Natal dan literasi saling bertemu. Natal mengajarkan kasih dan harapan, sementara literasi mengajarkan kita untuk terus belajar, bertumbuh, dan membuka masa depan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa literasi tidak hanya tentang kemampuan membaca, tetapi tentang membentuk manusia seutuhnya—beriman, berkarakter, berpengetahuan, serta peduli terhadap sesama.

Kehadiran TBM dinilainya sebagai wujud nyata kasih, bukan sekadar ruang baca, melainkan tempat anak-anak menumbuhkan harapan dan meraih masa depan.

Kepada anak-anak, Sergius memberikan motivasi agar tidak merasa rendah diri meski tinggal di desa atau jauh dari kota. Ia mengajak anak-anak untuk rajin membaca, belajar dengan tekun, serta berani bermimpi besar.

“Buku yang kalian baca hari ini adalah jendela untuk melihat dunia yang lebih luas. Dari desa inilah Tuhan bisa membesarkan kalian,” pesannya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pegiat TBM yang dengan penuh dedikasi terus melayani masyarakat meski dengan keterbatasan fasilitas dan sumber daya.

Menurutnya, setiap usaha kecil yang dilakukan dengan kasih akan menghasilkan buah yang besar di masa depan.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Malinau berharap TBM dapat terus tumbuh dan berkembang, tidak hanya di Malinau Selatan Hilir, tetapi juga di desa-desa lainnya.

Budaya membaca diharapkan menjadi kebiasaan hidup, dengan rumah, gereja, dan TBM sebagai pusat pembelajaran dan literasi.

Menutup sambutannya, Sergius mengajak seluruh pihak—pemerintah, gereja, sekolah, orang tua, dan masyarakat—untuk bersama-sama mendukung gerakan literasi demi masa depan generasi muda.

“Kiranya Natal ini sungguh membawa perubahan dalam hati, cara berpikir, dan cara kita melayani sesama. Melalui literasi, mari kita ikut ambil bagian dalam mengubah dunia, dimulai dari lingkungan kecil kita,” pungkasnya.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

* Email Anda tidak akan dipublikasikan. Semua kolom wajib diisi.

Memuat komentar...