
Kebakaran Di Desa Respen Tubu, Pemkab Malinau Fokus Penanganan Pascakejadian
Malinau – Wakil Bupati Malinau, Jakaria, S.E., M.Si., meninjau langsung lokasi kebakaran yang terjadi di Desa Respen Tubu, RT 6, Kecamatan Malinau Utara, pada Minggu sore (25/1/2026).
Dalam keterangannya di lokasi kejadian, Wakil Bupati menyampaikan bahwa kondisi kebakaran telah berhasil dikendalikan oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), dan saat ini memasuki tahap penanganan pascakejadian.
“Situasi sudah terkendali dan kami fokus pada penanganan pasca kebakaran. Mengingat kejadian ini sudah sore hari, langkah awal yang kami lakukan adalah menyiapkan tempat pengungsian bagi warga terdampak,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah telah menyiapkan Balai Adat Desa sebagai lokasi sementara pengungsian.
Selain itu, Camat Malinau Utara bersama unsur muspika dan aparat desa telah menyiapkan personel untuk pengamanan dan pelayanan kesehatan bagi para korban, terutama pada malam hari.
Wakil Bupati juga menginstruksikan Kepala Desa dan Ketua RT setempat untuk segera melakukan pendataan jumlah rumah, kepala keluarga, serta warga yang terdampak kebakaran.
Pasalnya, saat kejadian sebagian warga tidak berada di rumah sehingga belum diketahui secara pasti jumlah korban terdampak.
“Sementara ini kita sinyalir ada sekitar enam rumah yang terdampak. Pendataan masih berjalan untuk mengetahui jumlah keluarga dan jiwa yang terkena musibah,” jelasnya.
Untuk tindak lanjut, Jakaria telah memerintahkan Asisten I bersama Camat dan unsur muspika untuk melakukan koordinasi dan diskusi dengan pemerintah desa guna menentukan langkah-langkah lanjutan yang paling dibutuhkan oleh para pengungsi.
“Kita fokus dulu pada keselamatan dan kebutuhan dasar warga terdampak malam ini. Selanjutnya, besok akan dibahas langkah-langkah lanjutan secara terkoordinasi,” tambahnya.
Di akhir keterangannya, Wakil Bupati mengajak seluruh pihak untuk mendoakan agar musibah serupa tidak kembali terjadi dan menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menangani dampak kebakaran ini secara maksimal.




